Hutang BPJS Kesehatan Ke Kimia Farma

Menteri BUMN : Hutang BPJS Kesehatan Ke Kimia Farma Rp 1 Triliun

Diposting pada

Hutang BPJS Kesehatan Ke Kimia Farma – Pandemi akibat virus corona terus memberikan dampak yang kurang baik bagi semua bidang, terlebih di bidang keuangan. Kali ini, salah satu yang terdampak yakni BPJS Kesehatan dimana jumlah hutang BPJS ke salah satu perusahaan industri kesehatan di Indonesia, Kimia Farma. Nominal hutang yang perlu dibayar BPJS ke Kimia Farma jumlahnya sudah mencapai Rp 1 Triliun. Hal itu diungkapkan oleh Menteri BUMN, Erick Tohir saat Rapat Kerja Komisi VI DPR RI

“Terkait Kimia Farma memang ini merupakan utang daripada BPJS Kesehatan yang memang selama ini kita ketahui di BPJS Kesehatan ada kesulitan terkait itu.” Ujar Erick Tohir seperti yang dikutip di suara.com

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikit menjelaskan jika kondisi ini memperburuk cashfolw dari Kimia Farma semasa pandemi ini. Karena selain dari hutang BPJS, Kimia Farma juga menunggu pembayaran dari rumah sakit – rumah sakit milik pemerintah yang juga memiliki hutang ke Kimia Farma

Baca Juga : Kimia Farma Tangerang

“Ada dua jenis kewajiban. Pertama adalah kewajiban BPJS Kesehatan secara langsung yang harus dibayarkan kepada Kimia Farma. Kedua adalah kewajiban dari rumah sakit – rumah sakit milik pemerintah yang harus dibayarkan ke Kimia Farma” ujar Budi Sadikin dalam rapat kerja Komisi VI DPRI RI

Budi Sadikin juga menambahkan jika pembayaran hutang ini harus dipercepat oleh Pemerintah

“Sebenarnya kalau kami melihat memang ini merupakan urusan kita dengan pemerintah saja untuk bisa meminta percepatan pembayaran piutang ke Kimia Farma” tambah Budi Sadikin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *